Lompat ke isi

Sejarah YouTube

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


YouTube merupakan sebuah situs web yang dirancang untuk berbagi video. Jutaan pengguna dari seluruh dunia telah membuat akun YouTube sehingga mereka bisa mulai mengunggah video agar dapat ditonton pengguna di seluruh dunia. Bahkan data bulan Mei 2019 ditemukan fakta bahwa setiap menitnya jumlah durasi video yang diunggah di situs tersebut sekitar 500 jam. YouTube dibuat pada tahun 2005, oleh Steve Chen, Chad Hurley dan Jawed Karim. Awalnya mereka adalah karyawan di perusahaan PayPal. YouTube dibuat dengan tujuan agar orang bisa berbagi video mereka kepada orang lain, tetapi seiring berjalannya waktu YouTube juga menjadi situs untuk menerbitkan lagu, menyalurkan hobi, serta untuk mempromosikan sebuah produk maupun perusahaan. YouTube mendapatkan pendanaan awal dari 2 investor yaitu perusahaan bernama Sequoia Capital sebesar $11,5 juta pada November 2005 dan perusahaan artis Capital Management sebesar $8 juta pada April 2006.

Pada November 2006 Google membeli YouTube dengan harga $1,6 miliar. Sehingga saat ini YouTube merupakan anak perusahaan milik Google. YouTube telah menghadapi banyak kritik dari segala aspek terutama dalam hal konten hak cipta. Sehingga pihak youtube terus melakukan berbagai perbaikan dan inovasi kebijakan untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran hak cipta di YouTube. Salah satu contoh kebijakan YouTube terbaru adalah dengan menerapkan sistem 1.000 langganan dan 4.000 jam tayang untuk pengguna baru yang ingin mendapatkan penghasilan dari YouTube.

Serta konten yang mereka buat harus asli karena setelah mencapai syarat monetisasi yaitu 1.000 langganan dan 4000 jam tayang kanal YouTube. Mereka akan ditinjau oleh pihak YouTube untuk bergabung dengan YouTube Program Partner (YPP). Jika konten yang mereka unggah asli dan bukan pengunggahan ulang, maka besar kemungkinan YouTube akan menerima kanal mereka untuk berpartisipasi dalam YouTube Program Partner (YPP). Namun, apabila kanal mereka dianggap kurang layak, maka YouTube akan memberikan waktu 1 bulan lagi untuk mereka bisa memperbaiki konten video dan melakukan pengajuan ulang.