Lompat ke isi

Saur Sepuh the Series

Halaman yang dilindungi semi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Saur Sepuh the Series
Genre
BerdasarkanSaur Sepuh
oleh Niki Kosasih
Ditulis olehH. Imam Tantowi
SkenarioFeri Gumpa
CeritaNiki Kosasih
SutradaraKarsono Hadi
Sutradara lagaRobert Santosa
Pemeran
Penggubah lagu temaIwan Sastrawijaya
Lagu pembuka"Selamanya Aku Milikmu" oleh Yuni Shara
Lagu penutup"Selamanya Aku Milikmu" oleh Yuni Shara
Penata musikWiwiex Soedarno
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jmlh. musim1
Jmlh. episode14
Produksi
ProduserLeo Sutanto
SinematografiRudy Koerwet
Penyunting
  • Bambang Herdiana
  • Cecep Sudrajat
  • Herry Kurniawan
  • Teddy Gunawan
  • Rully KP
  • Sirojuddi
  • Zhoelfhian
Pengaturan kameraMulti-kamera
Durasi50—150 menit
Rumah produksiSinemArt
DistributorSurya Citra Media
Rilis asli
JaringanSCTV
Rilis13 Agustus (2017-08-13) –
31 Agustus 2017 (2017-08-31)

Saur Sepuh the Series adalah serial televisi Indonesia produksi SinemArt yang ditayangkan perdana 13 Agustus 2017 di SCTV berdasarkan sandiwara radio Saur Sepuh karya Niki Kosasih.[1] Serial ini disutradarai oleh Karsono Hadi dan dibintangi oleh Samuel Zylgwyn, Cut Meyriska, dan Sabina Katya.[2]

Sinopsis

Kisah ini dimulai saat Kerajaan Kuntala takhluk oleh pasukan perang Dewangga. Pasukan perang Dewangga merupakan pasukan gabungan enam kerajaan jajahan Kuntala di bawah pimpinan Prabu Brama Kumbara. Enam kerajaan ini adalah kerajaan Madangkara, Niskala, Sanggam, Selimbar, Saptarema dan Salingkuh. Setelah digempur selama tiga hari tiga malam, kerajaan Kuntala akhirnya menyerah kalah. Tumenggung Raksa yang mengangkat dirinya sebagai Raja pasca pengkhianatannya pada Raja Kuntala Rentabala, tewas dalam adu ilmu kesaktian melawan Brama.

Tumenggung Gardika dan Senopati Kendala, dua kaki tangan Tumenggung Raksa ditawan di penjara bawah tanah Kuntala. Lalu, Raja Rentabala yang terbaring sakit akibat diracun oleh Tumenggung Raksa dikembalikan statusnya sebagai raja dengan didampingi oleh kedua adik kandungnya, yaitu Pangeran Jagadnata dan Pangeran Giri Patih. Status dari kerajaan Kuntala sendiri sudah tidak lagi sama, sebab pasca penaklukan oleh enam kerajaan Dewangga pimpinan Brama, maka kerajaan Kuntala menjadi kerajaan administratif. Disebabkan letak wilayah Kuntala paling dekat dengan Madangkara maka kelima kerajaan sekutu sepakat Kuntala menjadi bawahan Madangkara.

Pemeran

Pemeran Peran
Samuel Zylgwyn Brama Kumbara
Cut Meyriska Dewi Harnum
Sabina Katya Mantili
Juan Christian Benedict Raden Samba
Meriam Bellina Gayatri
Fendy Pradana Tumenggung Ardalepa
Hikmal Nasution Patih Gotawa
Adam Jordan Panglima Ringkin
Aditya Herpavi Pangeran Giripatih
Benny Ruswandi Tumenggung Raksa
Adjie Pangestu Senopati Indra Kumala
Ichal Muhammad Prabu Arya Darma Ajisaka
Anisa Aziza Miranti
Johan Morgan Panglima Hardika
Indah Indriana Putri Doria
Dewi Pramita
Devi Demplon Selir Ayu Javeswari
Ine Dewi Dewi Suraba
Dante Valreand Soma Wikarta
Defina Jamasir Widati
Habibie Warakas
Chandra Sindawa Kendala
Vicky Kalea Hang Suta
Barry Prabu Pangeran Wangsa Kalumbara
Arifin Gunawan Tumenggung Kerta Gandana
Alex Sukamto Datuk Segara Bayu
Leonardy Kusuma Panglima Arya Tajimalela
Abio Abie N/A
Elkie Kwee Madangkara
Keterangan
  • N/A : Not Available

Referensi

Pranala luar